Press "Enter" to skip to content

Polisi Padamkan Pondok Mak Ayun

Masyarakat Dusun Tabek Dangka, Jorong Koto Gadang Guguek, Nagari Talang Kabupaten Solok dikejutkan dengan sebuah kebakaran dini hari tadi, Minggu (9/12). Sebuah rumah kayu atau sejenis pondok hangus dilalap api.

Bhabinkamtibmas Bripda Lucky menyebutkan, rumah kayu
berukuran sekitar 4X4 Meter tersebut dihuni oleh Mak (Kakek) Ayun (90). Ia dilaporkan turut tewas terpanggang bersama pondok yang dihuninya.

Diduga kuat, pria Lansia yang diketahui hanya tinggal sendirian di pondok itu tidak bisa menyelamatkan diri ketika api memakan bangunan pondok.

Peristiwa kebakaran itu baru diketahui warga ketika api sudah membesar dan melahap bangunan pondok, suara teriakan minta tolong korban terdengar sayup lantaran jarak pondok dengan rumah warga cukup jauh. Sekitar 100 meter lebih, apalagi kejadiannya juga sudah dinihari.

Salah seorang saksi mata, Esi (35), menuturkan, dirinya mendengar teriakan minta tolong di pagi buta sekitar Pukul 03.30 Wib. Antara sadar dan tidak, ia langsung keluar rumah, matanya langsung tertuju pada kobaran api yang nampak membara dari sebuah pondok yang agak jauh dari rumahnya.

Melihat adanya kebakaran, Esi bersama warga lainnya langsung mendatangi lokasi dan berusaha memadamkan api. Namun sayang, Mak Ayun, penghuni pondok ditemukan dalam keadaan ikut terbakar bersama pondok yang dihuninya.

Warga langsung melaporkan kejadian itu pada petugas mapolsek Gunung Talang, yang tak berapa lama langsung tiba di lokasi dan mengevakuasi korban dari puing sisa kebakaran.

Menurut Kapolres Arosuka AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Gunung Talang, Iptu Yasril, kebakaran diduga kuat akibat lampu minyak tanah atau sejenisnya yang jatuh dan memakan kayu pondok.

“Diduga kuat akibat ada sejenis lampu dari minyak yang terjatuh dan memicu terbakarnya rumah,” sebut Iptu Yasril

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum di Rumah sakit dan memutuskan untuk diselenggarakan seperti layaknya orang meninggal. Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dimakamkan di pandam pekubura keluarga.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar, mengakui, Mak Ayun memang sudah agak lama tinggal disana. Ia tidak mau tinggal bersama keluarganya dan memilih menghuni pondok berukuran kecil tersebut.

“Tapi kalau makan dan kebutuhan lainnya tetap di rumah keluarga, hanya tidur saja yang disana,” ungkap pria yang enggan disebutkan namanya itu.

Caption : Tak Terselamatkan, Mak Ayun ikut terbakar bersama Pondoknya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *